Orang melihat Yesus membuat mujizat. Ia membuat segala-galanya menjadi baik. Apakah kita sudah menjadi seperti Yesus, segala-galanya baik? Sebenarnya kita sudah mulai, ketika kita datang ke gereja dan berdoa kita sudah menjadikan segala-galanya baik. Kita mengungkapkan pikiran-pikiran baik kita pada Tuhan, lewat mengumpulkan kolekte dll. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka bertakwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setiaNya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka pada masa kelaparan.

Seorang imam, namanya Yohanes Maria Vianne dari Perancis, yaitu pelindung imam khususnya Praja. Dia selalu setia untuk duduk di ruang pengakuan sampai 12 jam untuk mendengarkan pengakuan dosa. Yohanes Maria Vianne ini juga terkenal karena kotbah-kotbahnya yang mengesankan. Melihat latar belakang pendidikannya, Yohanes Maria Vianne ini dianggap kurang pandai, karena ujian berkali-kali tapi tidak lulus, dan diapun belajar hingga berdarah-darah. Oleh karena itu waktu ditabiskan dipilihlah sebuah tempat desa yang terpencil jauh dari kota . Hal ini dilakukan supaya tidak menanggung malu.

Tetapi anehnya yang datang ke gereja itu para bangsawan, Uskup dan orang-orang penting lain untuk mengaku dosa dan mendengarkan kotbahnya. Kehebatan Yohanes Maria Vianne dari 2 hal yaitu dengan membaca Kitab Suci dan berdoa. Dari situlah bimbingan rohaninya menjadi luar biasa.

Kalau demikian bukan saja Yohanes Maria Vianne, asal kita punya kemauan untuk mendalami Kitab Suci dan berdoa. Kalau kita membaca 1x seminggu mendengarkan Kitab Suci di gereja itu biasa. Apalagi kalau selain hari Minggu membaca Kitab Suci dan berdoa, kita menjadi luar biasa. Kitab Suci itu umurnya 2000 tahun. Ada juga kitab-kitab lain yang dibuat sebelum Yesus yaitu Taurat dan Perjanjian Lama yang telah dibaca oleh Yesus. Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan oleh nafas dari mulutNya, diciptakan segala tentaranya. Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi. Dia memberi perintah, maka semuanya ada.

Yesus hebat karena Dia baca Kitab Suci. Kalau Yesus mau buat mukjizat, apa yang Dia lakukan? Dia bersyukur dulu, setelah itu Dia menengadah ke langit, dan berkata “Effata”, artinya: Terbukalah (Mrk 7: 31:37). Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang mereka, makin luas mereka memberitakannya. Tujuannya supaya orang tidak salah paham, bahwa orang lalu kemudian terlalu memuja Yesus. Orang-orang ingin menjadikanNya Raja. Yesus mewartakan bukan Dia sendiri, yang diwartakan adalah Kerajaan Allah, bukan kehebatanNya.

Apabila kita melihat orang yang membenci kita, kita cukup mendoakan, “Tuhan ampunilah dosanya dan berilah dia pengampunan”.
date Senin, 29 Maret 2010
Ada pertanyaan dari temanku Via Facebook (read: Feisbuuk) kurang lebih bunyinya seperti dibawah ini :
“kk numpang naya ^^,,,,,,,, mao nanya gmn sch nguatin Iman tu?? Kdang² Imanku jadi lemah,, ????? Jawabannya Via Pesan Aja katanya..!!! tapi saya mau publikasi aja di blog ini dengan harapan ingin memberkati siapa saja yang mampir dan membaca goresan tangan + keyboard ☺ karena saya mau menerima janji TUHAN dalam

Bilangan 23
23:20 Ketahuilah, aku mendapat perintah untuk memberkati, dan apabila Dia memberkati, maka aku tidak dapat membalikkannya.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa iman kita mulai lemah atau tidak kuat…beberapa hari yang lalu Saya pernah membaca suatu situs saudara kita dari keturunan Ismail kalau saya boleh kutip kira2 seperti ini bunyinya: : “KUAT atau lemahnya iman seseorang dapat diukur dan diketahui dari perilaku akhlaknya. Karena iman yang kuat mewujudkan akhlak yang baik dan mulia. Sedangkan iman yang lemah mewujudkan akhlak yang jahat dan buruk laku, mudah terkilir pada perbuatan keji yang merugikan dirinya sendiri dan orang lain”
Dari pertanyaan teman kita, jelas bahwa kita perlu atau kita harus memiliki iman yang teguh atau kuat nah sebelum menjelaskan lebih lanjut gimana cara memiliki iman yang kuat,saya terlebih dahulu menjelaskan
Apa itu iman????
Ibrani 11
11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Karena kepercayaan tanpa rasa takut pada Firman Tuhan adalah iman.Sumber:
www.tabitha-arise.org/other/AndadapatMemilikiImanTanpaTakut.pdf
oleh Gloria Copeland

Mengapa kita harus memiliki Iman????? Nah contoh Manfaat dari Iman dalam kehidupan kita yaitu, dalam kitab Roma
Roma 1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Karena iman adalah jalan yang dirancang oleh Tuhan agar kita jalani dari hari ke hari,menit ke menit.
Nah saya tidak akan menjelaskan Ayat diatas karena sudah jelas mari kita lanjut….bagaimana juga iman kita mau kuat sedangkan kita juga belum mengetahui dan mengerti dari mana asal muasal iman itu??? Mari kit baca ayat dibawah ini:
Roma 10
10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

1. Arahkan Iman kita pada TUHAN
Jelas bahwa Iman kita timbul dari pendengaran akan FIRMAN TUHAN dengan kata lain kita tidak bisa beriman tanpa mendengar suara TUHAN dan TUHAN mengingatkan kita dalam:

I Korintus 2
2:5 supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.dengan kata lain,terus menjaga agar iman tetap hidup di dalam hati anda dengan bergantung pada Tuhan untuk tetap setia pada FirmanNya.

George Muller adalah seseorang yang memiliki iman yang besar. Ia adalah pendiri pelayanan yatim piatu Inggris Raya. Saya ingin menceritakan kepada Anda sedikit tentang dia.
Sebagai mahasiswa Universitas Halle—lulus tahun 1825—Muller lebih tertarik kepada wanita, alkohol dan kesenangan duniawi daripada studinya. Ketertarikannya terhadap kekristenan hampir-hampir tidak ada. Namun Allah bekerja di dalam kehidupan Muller sehingga ia mulai memikirkan tentang janji-janji iman dari Yesus yang terdapat di dalam Injil. “Apakah Yesus sungguh-sungguh dengan apa yang dikatakan-Nya tentang “meminta”? tanya Muller di dalam hatinya.
Suatu hari ketika ia duduk di ruangannya, sambil memandang keluar sampai ke laut, Muller memikirkan tentang orang-orang yang dikenalnya yang mengalami rasa takut akan hidup ini atau bahkan takut menerima tantangan pekerjaan yang dapat mengubah kehidupan.
Ketika ia tengah memikirkan janji-janji iman dari Yesus dan orang-orang yang hidupnya hampa dan membosankan, ia melihat dua orang anak perempuan yatim piatu sedang berjalan di atas kerikil jalanan, tidak ada seorang pun mempedulikan mereka. Ayah mereka meninggalkan mereka merantau dengan kapalnya ke Magellan Straits dan dua minggu kemudian ibu mereka meninggal karena tuberkolosa. Muller mengenal kedua gadis berusia sebelas dan tiga belas tahun ini, dan ia tahu bahwa mereka masih mempunyai tiga adik di rumah yang berusaha mereka pelihara. “Apa yang akan terjadi pada mereka?” tanya Muller.
Muller melihat sebuah Alkitab terbuka dan tergeletak di atas meja di sebelahnya. Tiba-tiba Tuhan berbicara kepada Muller melalui satu ayat Alkitab, “Bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh” (Mzm 81:11). Sambil menundukkan kepalanya, Muller berkata kepada Tuhan bahwa ia sedang membuka mulutnya untuk meminta bimbingan-Nya, dan saat itu ia berjanji untuk melakukan apa yang Tuhan kehendaki.
Tahun 1830 ia menikahi Mary Groves dan mereka memutuskan untuk meninggalkan semua harta duniawi dan bergantung pada Allah saja untuk setiap kebutuhan hidup mereka. Mereka membagi-bagikan harta milik mereka tanpa memberitahukan seorang pun mengapa mereka melakukan hal itu.
Muller membuka panti asuhannya yang pertama pada tanggal 21 April 1836, di sebuah gedung sewaan. Beberapa hari kemudian, mereka mendapatkan empat puluh tiga anak untuk diasuh. Salah satu komitmen yang dibuat oleh Muller dan para pekerjanya kepada Allah adalah ini: Mereka tidak akan pernah menggalang dana, tidak akan pernah berutang, dan kondisi keuangan mereka akan selalu diaudit setiap tahunnya.
Melalui doa yang terus-menerus untuk berkat Allah dan bergantung pada-Nya untuk menyediakan berkat-berkat itu, pelayanan Muller berkembang sangat pesat. Dimulai dengan empat puluh tiga anak di sebuah gedung sewaan, mereka akhirnya memiliki lima gedung baru, 110 pekerja dan 2.050 anak yatim piatu.
Sebelum Muller membuka gedung pertama yang disewanya bagi anak-anak yatim, ia berkata kepada Bapanya di surga bahwa usaha yang dilakukannya itu akan dinilai gagal apabila seorang anak di panti asuhannya melewati satu hari tanpa makanan.
Allah memberkati dengan luar biasa. Anak-anak di situ tidak mendapatkan asuhan secara minimal, melainkan maksimal: masing-masing memperoleh tiga pasang sepatu, tiga setel kemeja untuk anak laki-laki, dan lima baju untuk anak perempuan. Juga, meja-meja selalu dilapisi taplak berwarna putih untuk makan malam bersama dan jika sedang musimnya, bunga-bunga di atas meja selalu tersedia.
Selama lebih dari enam puluh tahun, sebagaimana dicatat oleh George Muller di dalam “jurnal”nya, secara ajaib Allah memberkati iman George dan May. Itu merupakan kesaksian yang sangat kuat tentang bagaimana Allah menyediakan kecukupan bagi umat-Nya. Ketika Muller berusia tujuh puluh tahun, ia mulai berkeliling membagikan berkat Allah di dalam pelayanannya kepada orang-orang percaya di empat puluh dua negara.
Kehidupan George Muller adalah suatu kesaksian yang tak dapat dibantah tentang anugerah iman yang membawa kepada berkat.1 Ia menjadi suatu model modern dari orang kudus sebagaimana model-model di jaman lampau yang dicatat di dalam Alkitab. Ia adalah tipe manusia yang jarang di jamannya, yang secara aktif mempercayai Allah setiap hari. Dan memang, banyak orang menyebutnya sebagai “manusia yang penuh iman”.
Pertanyaannya, dari mana iman George Muller itu datang? Bagaimana kita dapat membangun iman yang besar seperti itu? Barangkali Muller memang memiliki karunia iman yang khusus (1 Kor 12:9), tetapi biar bagaimanapun, kita semua perlu bertumbuh di dalam iman. Jelas bahwa imannya bertumbuh dari kebutuhan, tetapi faktor apa yang membentuknya sedemikian kuat? Tak diragukan lagi imannya dimulai dan dipelihara melalui banyak doa dan pengalaman, tetapi bentuk akhir dari imannya pasti keluar dari perenungannya akan firman Tuhan.
Rajin membaca FIRMAN TUHAN, renungan2 harian dan majalah2 rohani untuk membangkitkan iman percaya kita kepada YESUS Kristus..
2. Iman Yang Kuat Harus Melewati Ujian Yang Berat
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa,Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia tahu tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya sudah kira-kira seratus tahun dan bahwa rahim Sara sudah tertutup (Roma 4:18-19)
Pada suatu hari, George Mueller didatangi seorang yang bertanya kepadanya bagaimana caranya untuk memperoleh sebuah iman yang kuat.
“Satu-satunya jalan,” kata George, seorang hamba Tuhan yang dikenal sebagai teguh dalam beriman., “Untuk memperoleh iman yang kuat, seseorang harus mengalami ujian yang sangat berat”
Iman yang melewati ujian di ilustrasikan seperti kesakitan seorang ibu yang akan melahirkan”.
Seorang ibu yang akan melahirkan mengalami kesakitan yang luar biasa hebat, tetapi bila ia bertahan sampai ia mendengar suara tangis bayi yang baru lahir, berakhirlah seluruh penderitaannya. Ia mengerahkan segala usaha dan tenaganya mungkin juga merasa kekuatannya yang terakhir bahkan ia berada dalam batas antara hidup dan mati tetapi ia melakukannya demi anak yang dikandungnya. Iman yang dikandungnya telah matang dan cukup waktu untuk dilahirkan, sehingga pada saat ia melihat jabang bayinya sudah keluar ia boleh melihat iman yang dipunyainya telah menjadi kenyataan dalam hidupnya. Semua kesengsaraan dan kesakitannya telah berakhir dan tidak terasa lagi, yang tinggal adalah kebahagiaan dan semuanya berakhir begitu baik.
Dari point 2 ini kita bisa ambil kesimpulan bahwa setelah kita mendengar FIRMAN TUHAN, kita harus melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, dimana dalam kita melakukan FIRMAN TUHAN itu tidak gampang dan banyak tantangan.Nah tantangan itulah yang harus kita lewati dan hadapi sehingga akan memunculkan Iman yang kuat seperti dalam

I Petrus 11:7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.


Mungkin Cuma ini yang bisa saya bagikan dan semoga bisa memberkati kita semua dan terlebih bisa memberikan jawaban atas pertanyaan Temanku yang baik

Akhir kata
Filipi 4
4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.



date Minggu, 28 Maret 2010
Dua orang pendosa mengunjungi hamba Tuhan yang bijak dan meminta nasehatNya.

"Kami telah melakukan suatu dosa," kata mereka dan suara hati kami terganggu.

"Apa yang harus kami lakukan ?" "Katakanlah kepadaku, perbuatan-perbuatan salah mana yang telah kamu lakukan, Anakku," kata hamba Tuhan tersebut.

Pria pertama mengatakan ,"Saya melakukan suatu dosa yang berat dan mematikan."

Pria kedua berkata,"Saya telah melakukan beberapa dosa ringan, yang tidak perlu dicemaskan."

"Baik," kata hamba Tuhan tersebut, "Pergilah dan bawalah " kepadaku sebuah batu untuk setiap dosa yang telah kamu lakukan !".

Pria pertama kembali dengan memikul sebuah batu yang amat besar. Pria kedua dengan senang membawa satu tas berisi batu-batu kecil.

"Sekarang," kata hamba Tuhan tersebut, "Pergilah dan kembalikan semua batu itu tepat dimana kamu telah menemukannya!".

Pria pertama mengangkat batu besar itu dan memikulnya kembali ke tempat dimana ia telah mengambilnya. Pria kedua tidak dapat mengingat lagi tempat dari setengah jumlah batu yang telah diambilnya, maka ia menyerah saja dan membiarkan batu-batu itu berada didalam tasnya. Katanya, "Itu pekerjaan yang sulit."

Dosa itu seperti batu-batu itu, kata hamba Tuhan bijak tersebut, Jika seseorang melakukan suatu dosa berat, hal itu seperti sebuah batu besar dalam suara hatinya, tetapi dengan penyesalan yang sejati, memohon ampun dan mengakui Nama Tuhan, maka kesalahannya diampuni seluruhnya oleh Tuhan.

Tetapi pria yang terus menerus melakukan dosa-dosa ringan dan ia tahu itu salah, namun semakin membekukan suara hatinya dan ia tidak menyesali sedikitpun, maka ia tetap sebagai seorang pendosa. Ia sulit membuang batu-batu itu kembali ke tempatnya dan terus menerus membawanya seumur hidup.

"Maka ketahuilah,anak-anakku," nasihat hamba Tuhan itu, "Adalah sama untuk menolak dosa-dosa ringan seperti menolak dosa-dosa berat !
date
JBlogs---Sahabat JBlogs beberapa kepribadian manusia dilihat dari cara menulis status media sosial khususnya facebook, termasuk kategori manakah pribadi kita berikut ulasannya.
1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", "Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,"

5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu".

6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~

8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : "duwh... sesi pemotretan lagi! cape..."

9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : "Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla,"

10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : "ICE AGE 3..Recomended! !", "Transformers 2 mantab euy.."

11. Manusia pedagang
Contoh: "jual sepatu bla bla bla"

12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : "For you my M***, I can' t live without you..you are my bla bla bla..","Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca...:p)

15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." (apanya??),"Termenung.. ." (so what gitu, loh)

Kalian ngikut yang mana???


Sumber : Ketawa.Com
date Sabtu, 27 Maret 2010
Penelitian baru menyimpulkan perasaan hati yang bahagia juga merupakan kesehatan yang penting bagi seseorang. Sebuah studi yang dilakukan pada hampir 3.000 orang berumur 50-70 tahun yang sehat di Inggris, menemukan bahwa mereka yang mengaku sedikit murung/sedih mempunyai tingkat cortisol (hormon penyebab stres) yang lebih rendah. Ketika hormon itu naik secara berkesinambungan, dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, kegemukan pada bagian perut, mengurangi fungsi kekebalan, juga masalah-masalah lainnya.

Dalam studi yang dipublikasikan di Amerika, wanita yang dilaporkan memiliki lebih banyak emosi negatifnya (perasaan tertekan, terasing, bermusuhan, atau pesimis) mempunyai tingkat protein CRP dan Interleukin darah lebih tinggi, yang mengindikasikan menyebarnya peradangan pada tubuh. Peradangan kronis dipercaya menyebabkan sejumlah penyakit selama periode tertentu, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Tetapi apabila memang orang yang lebih bahagia adalah orang yang lebih sehat, maka pertanyaan sulit yang tertinggal adalah: Bagaimana anda dapat menjadi bahagia? Apa yang kita ketahui, adalah kondisi kejiwaan seseorang bukanlah sekedar sesuatu yang turun temurun, tetapi tergantung pada hubungan sosial kita dan pemenuhan makna hidup. Mulailah berpikir dan memiliki perasaan yang positif terhadap semua situasi kondisi yang Anda alami, bersyukurlah dalam segala hal karena ini akan bermanfaat untuk kesehatan Anda sendiri..... ..

"Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu"
(1 Tesalonika 5:16-18)
date
Mungkin banyak yang dengar lagu sentuh hatiku, yang dinyanyikan oleh maria Shandy. Akan tetapi dibalik lagu itu ternyata ada sebuah kisah yang luar biasa.

Pencipta lagu ini adalah seorang anak Tuhan, Kisah didalam lagu itu adalah milik teman sekolahnya. Temannya itu diperkosa oleh ayahnya sendiri dan menjadi gila, sehingga harus dipasung(dirantai) dirumahnya. Ia suka datang dan mendoakan anak itu sambil sesekali menulis lirik lagu..

waktu pun berlalu...Diapun pindah kota dan mulai sibuk dengan kegiatannya sendiri. Suatu ketika anak perempuan itu menelpon dia. Tentu saja kaget bukan main, krn anak itu kan gila. dipasung pula? kok skrg bisa lepas? telp pula?

Akhirnya anak perempuan itu cerita, suatu hari entah karena karat atau bagaimana rantainya lepas. Satu hal yang langsung dia ingat, dia mau bunuh bapaknya!

Tetapi saat dia bangun, ia melihat Tuhan Yesus dengan jubah putihnya, berkata :
"Kamu harus maafin papa kamu."

Tetapi anak itu ga bisa dan dia terus menangis, memukul, dan berteriak..

Sampai akhirnya Tuhan memeluk dia dan berkata : "Aku mengasihimu"

Walaupun bergumul akhirnya anak itupun memaafkan papanya, mereka sekeluarga menangis dan boleh kembali hidup normal.

Dari situ lah lagu sentuh hatiku ditulis,

Betapa ku mencintai, segala yang telah terjadi
tak pernah sendiri, selalu menyertai
Betapa kumenyadari, didalam hidupku ini..
kau selalu memberi, rancangan terbaik oleh karena kasih

Bapa sentuh hatiku,
ubah hidupku, menjadi yang baru
Bagai Emas yang murni
Kau membentuk bejana hatiku

Bapa Ajarku mengerti
sebuah kasih yang selalu memberi..
Bagai air mengalir
yang tiada pernah berhenti

KasihMu ya Tuhan tak pernah berhenti..

Kisah diatas sungguh2 terjadi, semoga bisa menginspirasi kita agar bisa merasakan kasih Tuhan yang luar biasa.. ^^
date Jumat, 26 Maret 2010
3 hal dalam hidup yang tak pernah kembali:
1. Waktu
2. Perkataan
3. Kesempatan

Kita tak bisa memutar kembali waktu, tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti^^

Time is free but it's priceless, u can't own it but u can use it. U can't keep it but u can spend it =)

Kita tak bisa menarik ucapan kasar yang keluar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting dari pada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.
Kita tak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka atau menangis.
*Tapi kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih dari pada keluhan atau komplain, dan lebih banyak nasihat positif dari pada sulutan amarah^^

Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.
*Tapi kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya^^


3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang:
1. Kehormatan
2. Kejujuran
3. Harapan

Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain.

Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat.

Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran kita, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa kita bisa memperbaiki kehormatan meski dengan susah payah. Milikilah harapan bahwa meski banyak orang yang takkan lagi percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita^^

Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.

Karena di mana ada kemauan, di situ ada jalan^^


3 hal dalam hidup yang paling berharga:
1. Keluarga
2. Sahabat
3. Cinta

Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki.
Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda.

Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga.

Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat.

What is the difference between blood and friend?
>>Blood enters the heart and flows out, but friend enters the heart and stay inside.

Jika anda kehilangan semua keluarga anda dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali, untuk mengenang masa-masa indah bersama mereka dan untuk menciptakan persahabatan yang baru dengan kehangatan kasih yang mampu anda berikan^^

If love hurts, then love some more.
If love hurts some more, then love even more.
If love hurts even more, then love till its hurt no more
date
“Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!” Yesaya 55:1

Pertolongan bersumber dari Tuhan; inisiatif untuk memberi pengharapan datang dari Tuhan juga, dan bagian manusia adalah meresponsnya. Dalam ayat pertama dikatakan ”Ayo...” yang artinya suatu ajakan atau undangan untuk kita semua, sebab Tuhan sangat memperhatikan kebutuhan hidup kita. Tuhan tahu ketika kita dalam keadaan kekurangan. Oleh karena itu Tuhan memberikan semua itu dengan cuma-cuma alias gratis.

Banyak orang tidak mengerti rahasia untuk meraih berkat-berkat Tuhan tersebut sehingga mereka mencoba mencari pertolongan dan pengharapan di luar Tuhan. Padahal pertolongan dan pengharapan dari dunia ini hanya bersifat semu. Seringkali manusia berpikir bahwa harta kekayaan, pangkat dan kepandaian dapat mengatasi masalah dalam hidup ini. Tuhan jelas menyatakan, ”...di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5b). Ingat, kekuatan manusia itu ada batasnya dan semua harta benda yang kita miliki di dunia ini bisa habis lenyap dalam sekejap mata karena ”...di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.” (Matius 6:19b). Tetapi dalam Tuhan kita akan mendapatkan berkat dan jaminan hidup yang tidak dimiliki orang-orang di luar Dia. Yesus sendiri berkata, ”Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b).

Ada pun kunci untuk dapat menikmati berkat-berkat Tuhan adalah: 1. Kita harus memiliki telinga yang senantiasa dengar-dengaran akan firmanNya (Yesaya 55:3). Kita harus mau melangkah untuk melakukan kehendak Tuhan (hidup dalam ketaatan). ”Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” (Yohanes 15:7). 2. Kita harus mencari Tuhan dan selalu berharap padaNya (Yesaya 55:6). Kita harus membangun kekariban dengan Tuhan, serta mempercayakan hidup ini sepenuhnya kepadaNya, bukan kepada yang lain.

Apa pun yang kita perlukan, Tuhan pasti sanggup menyediakan, asal kita mau mengerjakan bagian kita.
date
Etika adalah pokok pembahasan tentang apa yang benar atau berbicara tentang nilai-nilai yang berlaku di dalam suatu kelompok tertentu. Hal ini menimbulkan masalah etika karena berbagai macam individu atau kelompok manusia yang berbeda-beda ideologinya. Masalah etika adalah masalah yang dihadapi oleh masyarakat ada umumnya, oleh sebab itu ada beberapa pandangan tentang arti dari etika itu yang juga memberikan perbedaan yang sangat mencolok bagi definisi atau pengertian etika Kristen.

Etika berkaitan dengan masalah moral yaitu apa yang benar dan apa yang salah. Sedangkan etika Kristen berkaitan dengan masalah moral yaitu apa yang benar dan apa yang salah bagi orang yang percaya. Yaitu orang-orang yang percaya kepada Allah dan firman-Nya sebagai pewahyuan ilahi yang dinyatakan secara khusus bagi orang percaya. Oleh karena keyakinan kita didasarkan kepada Kitab Suci, maka ayat-ayat di dalam Alkitab harus diterapkan sebagai hukum ilahi yang berotoritas atas kehidupan orang Kristen.

Etika Kristen didasarkan pada perintah-perintah Allah, wahyu yang bersifat umum (Roma 1:19-20; 2:12-15) dan khusus (Roma 2:18; 3:2). Allah telah menyatakan diri-Nya baik melalui alam (Mazmur 19:1-6) dan di dalam Kitab Suci (Mazmur 19:7-14). Wahyu umum berisikan perintah Allah bagi semua orang. Wahyu khusus mendeklarasikan kehendak-Nya untuk orang-orang percaya. Tetapi di dalam kedua hal tersebut, dasar dari tanggung jawab etis manusia adalah wahyu ilahi.1

Demikianlah ketika kita membicarakan tentang bisnis dalam pandangan etika Kristen, berarti prinsip-prinsip Alkitabiah harus diterapkan di dalam menjalankan bisnis tersebut. Namun, seringkali orang akan menemukan pertentangan-pertentangan ketika ia akan menerapkan firman Tuhan dalam bisnisnya. Karena tujuan dari pada bisnis adalah meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dan dalam usaha untuk mendapatkan keuntungan terbesar, maka muncullah berbagai macam motif dan metode yang berbeda-beda. Di sinilah kadang kala muncul kontradiksi perspektif antara bisnis dan Alkitab. Apalagi bila seorang Kristen pelaku bisnis diperhadapkan dengan dua pilihan yang krusial, maka keputusan yang diambil haruslah keputusan yang mengakibatkan resiko terkecil.

Secara sederhana, masalah etika bisnis muncul bila terjadi konflik tanggung jawab, atau konflik loyalitas. Hal ini muncul karena kepentingan diri sendiri dan kepentingan orang lain bertabrakan dan kepentingan orang lain mungkin akan dikorbankan demi diri sendiri atau kelompok sendiri dalam praktik bisnis.2

Bukan hanya sekedar orang Kristen pelaku bisnis, namun bagaimana jika pelaku bisnis itu adalah seorang hamba Tuhan? Seorang pelayan mimbar? Atau pendeta? Bagaimanakah ia menerapkan prinsip-prinsip Alkitabiah dalam bisnisnya? Apakah konsekuensinya ketika ia menerapkan prinsip Alkitab? Apakah prioritasnya benar? Ataukah akan berubah-ubah? Dan berbagai macam pertanyaan-pertanyaan lain yang perlu dijawab. Jawaban-jawaban dari pertanyaan tersebut haruslah berdasarkana kebenaran firman Allah yang menjadi otoritas tertinggi dalam kehidupan orang-orang Kristen.


BISNIS SEKULER VS BISNIS ALKITABIAH

Telah disinggung sedikit sebelumnya bahwa ada dilema yang akan dihadapi oleh seorang Kristen yang menjadi pelaku bisnis, apalagi bila ia adalah seorang hamba Tuhan. Tujuan utama dari bisnis pada dasarnya adalah memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, yang dimaksudkan keuntungan di sini pastilah berkaitan erat dengan uang.

Tujuan dunia bisnis ialah berhasil dalam bisnis. Semua orang tahu bahwa memperoleh uang lebih banyak daripada yang dibelanjakan merupakan kunci keberhasilan dalam bisnis apapun juga. Itulah sebabnya falsafah populer dunia ini adalah: “Lakukanlah apa saja demi memperoleh uang karena uang adalah kunci keberhasilan bisnis.”3

Sedangkan Alkitab memberikan peringatan bahwa cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan (1 Timotius 6:10), ayat ini berbicara tentang sikap hati terhadap uang. Uang adalah sesuatu yang kita butuhkan untuk melakukan transaksi jual beli, namun apabila uang sudah menjadi sesuatu yang mengikat dan menarik hati kita maka akan mengakibatkan berbagai macam kejahatan oleh karena cinta uang.

Sehingga orang juga bisa menjadi hamba uang, kendati Alkitab telah memperingatkan kita (1 Timotius 3:3; 2 Timotius 3:2; Ibrani 13:5). Juga Tuhan memperingatkan bahwa kita tidak dapat melayani dua majikan yaitu Tuhan atau

mamon (Matius 6:24; Lukas 16:9, 11, 13). Dari ayat-ayat ini tidak ada satupun

yang mengindikasikan bahwa Tuhan melarang atau membenci uang, karena ada juga banyak ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang kehidupan dunia bisnis.

Dan pastilah ayat-ayat yang dibentangkan di dalam Alkitab banyak di antaranya berkaitan dengan pribadi Tuhan sendiri. Tuhan menunjukkan perhatian-Nya dalam usaha (bisnis) pertanian ketika Ia berjanji : “selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai”. Malah sebagian besar tulisan Musa dalam Perjanjian Lama terdiri atas perintah-perintah Tuhan mengenai usaha pertanian (Imamat 25: 3-4). Tuhan juga terlibat dalam bisnis real estate (tanah dan rumah). Beberapa ayat dalam Perjanjian Lama merupakan perintah Tuhan secara garis besar mengenai cara mengadakan transaksi dalam bisnis real estate. (Imamat 25:10-25; Ulangan 19:14; 27:17).

Tidak! kita tidak boleh mengatakan, bahwa “bisnis itu kotor”. Bila ia menjadi kotor, itu adalah karena kesalahan manusia. Bukan oleh karena memang begitulah yang Ia kehendaki. Yang Tuhan kehendaki justru adalah, menjaga kebersihan dan kesucian bisnis itu. Yang Tuhan kehendaki justru adalah, melaksanakan kegiatan itu dengan sepenuh hati kita, disemangati oleh ketaatan kepada-Nya, serta kesadaran yang penuh bahwa kita sedang mengelola harta milik Allah sendiri.4

Bukan hanya itu saja, namun Tuhan juga memperhatikan perkembangan sistem kredit dan perbankan (Keluaran 22:25); dalam urusan ukur mengukur dan timbang menimbang (Imamat 19:35-36); dalam perkembangan sistem peradilan (Keluaran 23:1-9); dan dalam program kesejahteraan sosial untuk menunjang rang-orang miskin (Imamat 19:9-10; Ulangan 24:17-22). Dari ayat-ayat ini, kita dapat melihat bagaimana Tuhan menaruh perhatian kepada hal-hal yang berkaitan dengan manajemen dalam banyak aspek kehidupan umat-Nya.

Namun motif dan metode yang digunakan oleh Allah jelaslah berbeda dengan yang digunakan oleh orang-orang dunia. Di sinilah muncul dilema dalam diri

hamba Tuhan yang melakukan bisnis. Dilema dalam membuat keputusan, dilema dalam membuat pilihan, dan dilema dalam bertindak. Motif dan metode yang berbeda akan menimbulkan kesulitan dalam menyeimbangkan bisnis dan Alkitab, apabila si pelaku bisnis tidak mengerti kebenaran firman Allah. Dan perlu diingat bahwa otoritas Allah yang mengatur kegiatan bisnis dalam Alkitab hanya dapat berlaku bagi orang yang percaya pada-Nya.

Dalam dunia bisnis sekuler, standar moral menjadi suatu yang relatif bukan sesuatu yang mutlak seperti yang diajarkan oleh Alkitab. Alasan, dasar, dan fokus dari kebenaran berubah-ubah dan tolok ukurnya tidak permanen. Berbeda dengan etika Kristen yang berdasarkan pewahyuan Allah melalui Alkitab, yang bersifat menentukan, mutlak dan berdasarkan kehendak Allah yang memegang segala otoritas di dunia ini. Ia adalah Tuhan di atas segala tuan, yang berhak memberikan standar ukuran kebenaran, yang kepada-Nya semua manusia bertanggung-jawab.

Dalam mengambil keputusan etis orang memiliki berbagai pertimbangan. Secara sederhana, pertimbangan-pertimbangan tadi dapat dipetakan atau dibuat klasifikasinya. Pada bagian ini kita akan mengenali seluk beluk tiap pertimbangan (yang selanjutnya akan disebut “metode etika”),…Secara umum ada beberapa aliran metode etika yang terkenal:

1. Hedonisme = motif, sikap, atau tindakan yang diambil adalah berdasarkan “kesenangan” atau kenikmatan diri.
2. Egoisme = motif, sikap dan tindakan yang diambil adalah berdasarkan hasil yang menguntungkan dirinya sendiri.
3. Teleologi = motif, pertimbangan, dan tindakan yang diambil adalah diarahkan pada tujuan yang ingin dicapai.
4. Utilitarian = salah satu metode etika teleologis yang berdasarkan kalkulasi hasil sedemikian sehingga yang paling bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang.
5. Kontrak sosial = motif, pertimbangan, atau tindakan etis yang berdasarkan pada kalkulasi untuk mencapai keadilan “fairness”.
6. Altruisme = motif, pertimbangan, atau tindakan etis yang diambil adalah dengan tujuan mendahulukan kepentingan orang lain.5

Namun, dari semua metode etika dalam dunia bisnis tersebut memiliki kelemahan masing-masing dalam menerapkannya, sehingga masih ada timbulnya konflik di dalam bisnis tersebut. Kelemahan yang ada seringkali muncul karena tidak adanya standar moral atau kebenaran yang mutlak. Dan apabila dikaitkan dengan pelayanan, maka bisnis tersebut akan mengganggu juga pelayanan. Konflik yang timbul di dalam pelayanan dapat juga menimbulkan perpecahan di dalam jemaat, dan yang lebih utama lagi adalah nama Tuhan tidak dimuliakan. Oleh sebab itulah dalam sistem etika secara umum (deontologis dan teleologis), etika Kristen mengacu kepada deontologis.

Sebaliknya, etika Kristen itu deontologis dalam arti bersikeras bahwa bahkan beberapa tindakan yang menghasilkan kegagalan itu tetap baik. Orang-orang Kristen percaya, misalnya, bahwa adalah lebih baik untuk mengasihi dan kehilangan daripada tidak mengasihi sama sekali. Orang-orang Kristen percaya bahwa salib bukan merupakan kegagalan hanya karena beberapa orang akan diselamatkan. Salib itu cukup bagi semua orang, walaupun hanya bermanfaat untuk mereka yang percaya. Etika Kristen bersikeras bahwa adalah baik untuk bekerja menentang kefanatikan dan rasisme, meskipun usaha itu mengalami kegagalan. Hal ini demikian karena tindakan-tindakan moral yang mencerminkan natur Allah itu baik, baik tindakan itu membawa hasil ataupun tidak. Kebaikan bagi orang Kristen tidak ditentukan oleh undian.6

Kemutlakkan dari Alkitab tidak dapat ditawar-tawar. Tidak dapat dipengaruhi oleh keadaan apapun juga. Tidak dapat dipengaruhi oleh siapa pun juga. Dan tidak dipengaruhi oleh situasi apa pun juga. Kemutlakkan Alkitab menjadi ciri khas yang sangat penting bagi orang percaya, sebab berpusatkan kepada Tuhan. Dan bukan kepada diri sendiri.

Oleh sebab itu masalah terakhir yang dihadapi oleh hamba Tuhan yang terlibat dalam bisnis adalah masalah egoisme dan egosentris. Sebab kita adalah

manusia yang memiliki sikap egois di dalam diri kita, dan selama kita masih menjadi manusia dan hidup di dalam dunia ini maka sulit sekali untuk dapat melepaskan kecenderungan-kecenderungan sikap mementingkan diri sendiri di dalam bisnis kita. Sikap mementingkan diri sendiri seringkali timbul karena adanya persaingan dalam dunia bisnis. Dalam Yakobus 3:16, dikatakan bahwa kekacauan dan kejahatan timbul karena iri hati dan egoisme.

Bahwa di samping anugerah penyelamatan dan penebusan di dalam Yesus Kristus yang telah membaharui secara fundamental realitas kehidupan manusia, kita juga harus berbicara tentang kenyataan kuasa dosa yang masih ada di dalam kehidupan manusia. Bahwa manusia senantiasa ditarik oleh dua kekuatan. Pada satu pihak, ia ditarik oleh kuasa Penebus Kristus yang membuat hidupnya tertuju ke luar, kepada Allah, sesama, dan sekitarnya. Namun pada saat yang sama, ia pun ditarik oleh kuasa dosa yang membuat hidupnya hanya terarah kepada dirinya sendiri.7

Melihat segala tantangan yang dihadapi, maka seorang hamba Tuhan yang terlibat dalam bisnis harus memiliki tekad yang kuat, kesungguhan, dan kemauan untuk hidup berpusat kepada apa yang dikehendaki oleh Allah dalam firman-Nya. Apabila ada komitmen yang kuat, maka niscaya hamba Tuhan tersebut tetap eksis dalam pelayanan, bahkan lewat bisnisnya nama Tuhan dipuji dan dimuliakan. Orientasi akan berubah dan tetap hanya kepada Tuhan, dan tidak akan terpengaruh dengan kondisi dan situasi apa pun juga.

Tekad yang kuat juga adalah dalam menerapkan firman Tuhan dengan pemahaman yang benar dan tanpa kompromi dengan apa pun juga, maka Tuhan pasti memberkati usaha apa pun juga yang dijalani. Sehingga digenapilah apa yang Allah rencanakan dalam hidup kita, bagi masyarakat di sekitar kita, dan yang terutama bagi kemuliaan nama Tuhan.

BISNIS DAN PELAYANAN

Dalam menerapkan prinsip-prinsip Alkitab pada suatu usaha, maka ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab. Yaitu, apa yang menjadi prioritas dalam bisnis itu? Apa yang dipercayai dalam bisnis itu? Apa tanggung jawab di dalamnya? Dan apa yang harus diterapkan dalam bisnis itu?. Apabila pertanyaan-pertanyaan ini dapat dijawab dengan benar dan tepat, maka suatu usaha menjadi hal yang benar dan baik di mata Tuhan, dan Tuhan pasti akan memberkatinya, supaya lewat berkat itu nama Tuhan dimuliakan.

Pertanyaan yang pertama muncul karena seringkali seorang Kristen yang melakukan bisnis terjepit di antara asas-asas Alkitabiah dan asas-asas duniawi dalam menjalankan bisnis. Pada satu pihak, tujuannya adalah untuk melayani, mematuhi, dan menyenangkan hati Tuhan, dan Tuhan mengatakan bahwa kita harus jujur dan adil dalam mengelola bisnis kita. Namun, kadangkala kita sering tergoda untuk menghalalkan segala macam cara demi keberhasilan bisnis itu. Jadi, hamba Tuhan yang memiliki usaha harus mengambil keputusan untuk selalu mengutamakan Tuhan dalam menjalankan bisnisnya. Dalam Matius 22:37-39, berbicara tentang hukum yang terutama yaitu mengasihi Allah.

Apakah Anda mau menjadi murid Yesus dan mengikut Dia juga di dalam dan melebihi kegiatan-kegiatan ekonomi dan bisnis Anda? Kalau begitu, Anda juga harus memahami betul apa-apa saja resikonya. Anda mesti mengambil keputusan yang sungguh-sungguh otentik. Anda mesti memilih: Yesus atau Mamon. Tak mungkin kedua-duanya.8

Ada dua alasan penting untuk mengutamakan Allah dalam hidup dan bisnis kita. Pertama, Allah tidak puas menempati tempat kedua. Ia mau menjadi Tuhan atas segalanya. Dalam Keluaran 20:3, Allah tidak mau ada allah lain di hadapan-Nya, senada dengan Matius 6:24, yang menyatakan bahwa kita tidak dapat melayani dua tuan. Dengan kata lain, tidak ada apa pun dalam hidup kita yang boleh mendahului Tuhan – bukan bisnis kita, bukan uang, bukan keluarga, bukan apa pun dalam dunia ini.

Alasan kedua untuk mengutamakan Allah dalam bisnis kita ada terdapat dalam Matius 6:33, ayat ini menunjukkan bahwa bila Tuhan, menempati kedudukan pertama dalam bisnis kita, maka segala hal yang dicari-cari oleh orang-orang dunia ini akan diberikan Tuhan kepada kita sebagai bonus, sesuai dengan hal yang terbaik bagi kita.

Pertanyaan kedua muncul karena seringkali manusia menganggap bahwa uang adalah segala-galanya, uang adalah jaminan hidup, dengan uang orang dapat membeli segalanya, dan anggapan-anggapan lain yang sama sekali bertentangan dengan firman Tuhan. Uang cenderung memberikan ketentraman palsu dalam hidup kita. Dalam salah satu pengajaran-Nya, Yesus menceritakan seorang kaya yang bodoh (Lukas 12:13-21) yang mengira bahwa uang adalah jaminan hidup. Ia bodoh karena tidak bersandar kepada Allah dan karena ia tidak menyadari bahwa kekayaan tidak dapat memberikan jaminan hidup di masa depan. Hanya Allah saja yang mempunyai kuasa atas hidup kita di masa sekarang dan yang akan datang.

Akhirnya Tuhan menunjukkan mengapa orang kaya ini bodoh, yaitu karena ia telah bersikap serakah dan mementingkan dirinya sendiri dengan kekayaannya. Ia berusaha untuk mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri dan bukan untuk kemuliaan Tuhan. Dalam Matius 6:19-21, dikatakanh di mana hartamu berada di situ hatimu berada. Seringkali hati orang tertuju kepada bisnisnya, dan bukan lagi kepada Tuhan.

Pertanyaan yang selanjutnya muncul karena adanya anggapan yang salah mengenai tanggung jawab orang-orang Kristen dalam hal hartanya. Kepada siapakah kita bertanggung jawab dengan harta yang kita miliki? Tentunya kepada Allah. Kita bukanlah Owner (pemilik) tapi kita adalah manager (pengelola). Itulah sebabnya Ayub berkata “…Tuhan yang memberi Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan” (Ayub 1:21). Semakin kita menjadi manager yang bertanggung jawab, maka semakin banyak berkat yang Tuhan percayakan kepada kita.

Intinya ialah, bahwa Allah ialah tuan rumah, dan manusia adalah hamba-hamba yang dipasrahi tugas mengatur urusan rumah tangga. Seluruh kuasa ada pada tangan Allah, dan manusia bertanggung jawab penuh kepada-Nya. Ialah pemilik segala sesuatu, manusia tak memiliki apapun jua. Yang diberikan kepada manusia adalah kepercayaan untuk mengelola dan mengurus milik Allah itu, serta mempertanggungjawabkannya.9

Maka di bagian terakhir adalah bahwa segala yang kita terapkan tentunya adalah prinsip-prinsip yang sesuai dengan apa yang Allah kehendaki lewat firman-Nya. Mazmur 19:8-12, pelajari firman Allah dan terapkanlah. Matius 7:12, perlakukanlah orang lain seperti Anda ingin diperlakukan sebagaimana yang Anda inginkan. Kalau Anda ingin diperlakukan adil, maka berbuatlah adil kepada semua orang. Berikanlah keuntungan terbaik untuk Allah (Amsal 3:9-10). Bersikap jujur dan tulus (Amsal 16:11; 21:6-7; Ulangan 25:15). Rajin (Amsal 10:4; 13:4). Terapkanlah kebenaran-kebenaran ini dalam hidup dan bisnis, maka kita akan melihat keberhasilan dan kesuksesan yang Tuhan sediakan untuk kita.
date
Pada Desember 1994, Alison diculik di luar rumah oleh dua orang yang memperkosa, menusuk dan akhirnya menebas tenggorokannya 16 kali untuk memastikan ia sudah mati. Tidak seorang pun bisa percaya bahwa siapa pun dengan luka parah seperti itu bisa hidup tapi, secara ajaib, dia melakukannya.

Cara di mana ia selamat, dengan kekuatan batin dan tekad, kurangnya kepahitan, ketenangan dan kerendahan hati menarik perhatian dari seluruh Afrika Selatan. Pada tahun 1995, dia dianugerahi penghargaan bergengsi Rotarian Paul Harris Award untuk 'Keberanian di atas normal'. Pada tahun yang sama ia menjadi penerima pertama penghargaan 'Perempuan Pemberani' dari majalah Femina. Dia juga terpilih sebagai Port Elizabeth's Citizen of the Year pada upacara yang berkilauan.

Alison telah berbicara di area pembicara profesional selama beberapa tahun. Tujuannya adalah untuk'membuat perubahan' adalah luar biasa ketika ia telah berbicara kepada ribuan orang yang mencakup perusahaan bisnis besar, perempuan dan kelompok-kelompok sosial, serta beberapa sekolah. Dia telah dibahas khalayak internasional di lebih dari 20 negara termasuk Amerika Serikat, Australia, Eropa, Asia dan Afrika. (sumber: http://www.alison.co.za).

Bertemu Alison Botha. Pertama kali membaca tentang dia di buku Andrew Matthews : Kebahagiaan dalam Masa Sulit. Hati saya sakit ketika saya membaca pengalamannya. Benar-benar buruk. Hal terburuk yang pernah bisa dibayangkan terjadi padanya. Ketika dia berumur 27, dua pria menculiknya, diperkosa, dan brutal menyakitinya. Dia hampir mati. Tetapi Tuhan punya rencana lain untuknya. Ia masih hidup. Dia bertemu dengan seorang mahasiswa dokter hewan yang menyelamatkan hidupnya. Dan yang membuatnya terjadi dalam kehidupan ini. Dia menemukan pasangan jiwa, menikah pada tahun 1997 (3 tahun setelah peristiwa tragis). Dan sekarang dia bepergian di seluruh dunia, memberikan kesaksian perjalanan dalam menghadapi penderitaan. I Have Life: Alison's Journey seperti diceritakan kepada Marianne Thamm adalah judul bukunya. Buku yang mengilhami dunia. Mengilhami semua orang yang membaca kisahnya.

Yah, hidup ini benar-benar tidak terduga. Anda tidak mungkin bisa membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Satu saat Alison adalah seorang broker asuransi dengan bisnis Port Elizabeth di Afrika Selatan, kemudian beberapa menit setelah itu, semuanya telah berubah secara drastis. Mimpi buruk yang terburuk yang pernah terjadi pada hidupnya. Tapi kemudian ia bisa berdiri sekali lagi dan membuat perbedaan.

Salut kepada Alison! Hidup tidak selalu mudah. Tapi pemenangnya akan berjuang sampai akhir. Tidak peduli betapa buruknya keadaan. Dan entah bagaimana, aku menemukan bahwa aku malu dengan keluhanku. Setelah membaca perjuangannya dalam hidup ini, sungguh, keluhan saya bukan apa-apa dibandingkan dengan miliknya. Dan saya ingin memiliki sikap seperti itu dalam hidup ini. Aku dapat melihat kasih karunia Tuhan dalam kehidupan Alison. TanganNya itu yang memungkinkan dia untuk melakukannya. Tanpa Dia, saya pikir tidak mungkin untuk menikmati apa yang dia sekarang alami. Tuhan telah begitu baik kepadanya.

Terima kasih kepada Alison atas cerita inspirasionalnya. Dan untuk semua orang di luar sana, Anda dapat membuat perbedaan. Seperti apa yang dikatakannya di situs web: "Tidak peduli situasi, Anda selalu mengontrol sikap, keyakinan Anda dan pilihan-pilihan yang Anda buat .."

Hari ini adalah Hari Perempuan. Saya tidak menyadari hal itu sampai kasir supermarket di apartemen kami bilang begitu. Meskipun bunga, hadiah, hadiah romantis yang telah mengalir di sini di Ho Chi Minh City, saya telah belajar pelajaran lain dari Alison. Seorang wanita yang sangat berani menginspirasi kehidupan banyak orang. Bukan saja ia dapat berdiri di kakinya, ia juga melawan para pemerkosa-membawa mereka ke pengadilan dan menang. Mereka akhirnya penjara seumur hidup. Dan untuk Alison? Dia telah memenangkan pertempuran hidupnya. Dia seorang wanita luar biasa. Terima kasih untuk berbagi hidup Anda dan kisah inspirasional dunia, Alison!

Yang terakhir, dia memeberikan kutipan indah : Hidup adalah indah. Hidup ini patut diperjuangkan. Bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan dengan itu.

Jadi, sudahkan kau temukan keindahan di matamu? Masih bisakah melihat keindahan di tengah-tengah badai kehidupan? Mudah-mudahan, hari ini kita dapat belajar sesuatu dari Alison.
date

Kenalan yah teman-teman

Foto saya
Palu, Sulawesi-Tengah, Indonesia
Keingintahuan akan pengetahuan