“Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya itu akan di tambahkan kepadamu”
Matius 6 : 33

Saya seringkali mendengar kalimat ”uang bukanlah segalanya, tapi segalanya butuh uang”. Memang tak dapat di sangkal, bahwa untuk hidup kita membutuhkan uang . Untuk sekolah, untuk makan, bahkan untuk masuk ke toilet pun kita harus membayar, dll.

Saya pun teringat dengan sebuah ayat yang sering kita dengar dalam Mat 6 : 33, di dalam ayat tersebut berkata carilah dahulu Kerajaan Allah. Ayat tersebut merupakan salah satu prinsip Allah untuk kehidupan kita, juga membantu kita dalam menyusun prioritas hidup kita. Memang terlihat bertolak belakang dengan prinsip di dunia ini, no money no life. Akan tetapi perhitungan Tuhan bukanlah perhitungan yang biasa, namun luar biasa.

Salah satu tokoh alkitab yang hidupnya sukses adalah Ishak, dalam alkitab ia mempunyai banyak harta. Hal yang dilakukan Ishak untuk mencapai kesuksesannya hanya 3 hal, yaitu setiap ia berpindah tempat hal pertama yang ia lakukan adalah Membangun mezbah, setelah itu ia membangun kemah dan yang ketiga ia menyuruh hambanya untuk menggali sumur.

Yang di maksud dengan 3 hal di atas adalah bagaimana kita menyusun prioritas hidup kita dan menggunakan prinsip Allah dalam hidup kita:
1. Membangun mezbah berarti hubungan pribadi kita dengan Tuhan
2. Membangun kemah berarti pelayanan kita di dalam keluarga
3. Menngali sumur berarti pekerjaan kita atau pelayanan kita yang lainnya

Begitu banyak orang yang sudah menempatkan Tuhan di posisi paling atas dan mereka merasakan berkat yang luar biasa. Bagaimana dengan diri kita saat ini? Pilihan berada di dalam diri kita. Saya berharap kita pun bisa merasakan kesuksesan di dalam hidup kita dengan menerapkan apa yang di lakukan Ishak dan prinsip di dalam Tuhan ”Carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya itu akan di tambahkan kepadamu (Mat 6 : 33)”

Prinsip Tuhan adalah kunci kesuksesan dalam hidup

Sumber : Email
date Rabu, 28 April 2010

0 komentar to “Prinsip Tuhan vs Prinsip Dunia”

Leave a Reply:

Kenalan yah teman-teman

Foto saya
Palu, Sulawesi-Tengah, Indonesia
Keingintahuan akan pengetahuan